Selasa, 19 Maret 2013

Tips memilih ponsel Android murah tapi berkualitas bagi pemula

Semua orang pasti menginginkan ponsel yang canggih dan penuh fitur. Misalnya saja Samsung Galaxy S4 atau HTC One. Tapi bagaimana jika kita tidak punya cukup uang untuk membelinya?? Bagaimana kalau uang kita cuma sejutaan?? Yah, itu mah DE alias derita ente. :D

Kalau memang seperti itu, maka satu-satunya cara adalah dengan memaksimalkan uang yang kita punya dengan memilih ponsel yang paling sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kita. Berikut ini BinerBiner akan merangkaikan tipsnya untuk anda.

LG Optimus L3
1. Ketahui hobi anda
Inilah yang paling penting. Hobi akan menentukan bagaimana ponsel anda akan lebih sering digunakan. Jangan sampai anda kecewa karena ponsel yang anda beli tidak dapat mengakomodasi kebutuhan anda dengan baik.

Kalau anda hobi chatting, misalnya, maka lebih baik memilih ponsel yang mempunyai QWERTY keyboard fisik, seperti Samsung Galaxy Chat. Mengetik di touchscreen yang sempit adalah sebuah siksaan. Meskipun hal itu bisa diminimalisasi dengan keyboard pihak ketiga seperti SwiftKey dan Smart Keyboard, tetap saja pengalamannya berbeda. Ponsel berlayar kecil seperti Galaxy Pocket akan menyiksa jempol anda, apalagi yang punya jempol gajah. -_-

Atau misalkan anda suka nonton video (video apapun itu. Hehe), maka carilah yang layarnya lebih luas, supaya anda lebih puas nonton videonya. Tapi jangan pula sampai tidak bisa beli pulsa karena memaksakan membeli ponsel yang layarnya besar. Memang hampir tidak mungkin mendapatkan ponsel sejutaan dengan layar yang cukup besar, kecuali ponsel China. Tapi setidaknya, layar di atas 3 inci masih cukup nyaman untuk dipakai nonton video. Samsung Galaxy Mini 2 (3,27") atau Sony Xperia Tipo (3,2") bisa jadi pilihan anda. Atau kalau anda punya uang lebih, bisa juga mencoba Sony Xperia E Dual yang mempunyai layar 3,5 inci. Ponsel yang layarnya kecil seperti Samsung Galaxy Y (3") apalagi Samsung Galaxy Pocket (2,8") tidak akan cocok untuk anda.

Kemudian, jika anda suka bermain game, maka carilah minimal yang sudah ada GPU nya. GPU (Graphic Processing Unit) berfungsi untuk mengolah gambar dan video untuk ditampilkan di layar ponsel, sehingga beban kerja CPU menjadi berkurang. Lebih bagus GPU nya tentu lebih baik. Misalkan yang sudah ada GPU nya adalah Sony Xperia Tipo, Xperia E, atau LG Optimus L3. Keempatnya sudah didukung Adreno 200 (catatan, lebih tinggi angka Adreno nya, berarti lebih bagus). Jangan pilih Samsung Galaxy Y, Pocket, atau Mini, karena ketiganya tidak memiliki GPU.

Sony Xperia Tipo

2. Apakah anda maniak aplikasi?
Ada orang yang qonaah dengan ponselnya, artinya dia hanya menginstal aplikasi yang dibutuhkannya saja, atau memang tidak tau caranya. Namun ada pula yang maniak aplikasi, aplikasi apapun diembatnya, walaupun saya yakin hanya sedikit yang sering dipakai (seperti saya, saya punya 6 browser tapi cuma Dolphin ama Opmin yang sering dipake :D). Nah, untuk orang2 seperti ini, anda wajib membeli ponsel yang memori internalnya cukup lega, mencapai gigabyte-an. Tak usah saya sebutkan lah, karena kebanyakan ponsel Android terkini punya memori internal di level gigabyte. Mengapa harus lega? Karena memori internal inilah tempat aplikasi-aplikasi anda nantinya akan dipasang, meskipun bisa dipindahkan ke SD card, tetap saja akan ada yang disimpan di memori internal. Selain memori internal, RAM juga penting untuk dipertimbangkan. RAM adalah memori sementara untuk menyangga data yang sedang digunakan. Aplikasi game atau editor biasanya membutuhkan RAM.

Kalau kita ngomong 'kebanyakan', tentu ada pengecualian. Nah, ponsel-ponsel Lawas seperti Galaxy Y (190 MB) (dan variannya), Galaxy Ace, dan Galaxy Mini (160 MB) punya memori internal yang sangat kecil. Jadi jangan dibeli kalau anda memang suka memasang aplikasi atau game. Meskipun sebenarnya hal ini bisa disiasati dengan aplikasi semacam Link2sd atau app2sd. Tapi saya tidak sarankan bagi pemula karena membutuhkan akses root dan membatalkan garansi anda.

Samsung Galaxy Mini 2
3. Rasio fitur dan harga
Saya Tidak akan panjang lebar di sini. Anda pasti sudah dapat mengerti. Carilah ponsel dengan fitur yang selengkap mungkin dengan harga yang semiring mungkin. Contohnya, dengan harga yang sama, LG Optimus L3 lebih unggul dari Galaxy Pocket dengan layar yang lebih lebar, kamera yang lebih bagus, dan autofokus.

4. Pertimbangkan membeli versi dual SIM
Dual SIM memang identik dengan ponsel China. Tapi itu duluuu (Gaya Omesh :D). Sekarang pabrikan-pabrikan besar seperti Sony dan Samsung pun mulai merambah pasar Android dual SIM. Banyak juga ponsel dual SIM yang merupakan variannya dari versi single SIM nya, contohnya Samsung Galaxy Y duos, Sony Xperia Tipo Dual, dst.

Ponsel dual SIM akan sangat berguna kalau anda ingin menghemat pengeluaran dengan menggabungkan dua tarif yang berbeda. Misalkan, SIM A lebih murah internetnya sedangkan SIM B lebih murah SMS nya. Atau untuk memisahkan nomor untuk kerja dan nomor pribadi misalnya. Lebih berguna lagi bagi yang punya 2 pacar. :D

Pokoknya banyak deh kelebihannya, you name it.
Setiap ada kelebihan pasti ada kekurangan, begitu pula dual SIM. Kekurangannya antara lain biasanya harganya lebih mahal dari yang versi single SIM nya karena membutuhkan lebih banyak komponen. Terus baterainya lebih cepat habis. Single atau dual SIM, Pilihlah dengan bijak. :)

http://mobiles.sulekhalive.com/sony/xperia-e-dual/full/xperia-e-dual.jpg
Sony Xperia E Dual

5. Pilihlah ponsel Android versi terbaru
Android adalah Sistem Operasi yang paling cepat berkembang di dunia, dengan menguasai sekitar 68% pasar Smartphone. Setiap keluar versi baru pasti diiringi dengan penambahan fitur dan performa yang signifikan. Misalnya dalam Android 4.0 Ice Cream Sandwich (ICS) memperkenalkan fitur Face unlock, resize widget, dll. Sementara Android 4.1 Jelly Bean (JB) membawa fitur expanded notification, project butter, dan berbagai fitur lainnya. Sampai saat ini Android sudah mencapai versi 4.2 Jelly Bean.

Pilihlah minimal ponsel Android 4.0, lebih tinggi tentu lebih baik. Kenapa minimal ICS? Karena ICS adalah perombakan terbesar yang pernah dilakukan Android, baik dari segi fitur maupun antarmuka. Banyak sekali fitur yang ada di ICS namun tidak ada di Android 2.3 Gingerbread (GB). Mungkin itulah sebabnya nomor versinya langsung loncat dari 2.3 ke 4.0. Hehe

Beberapa ponsel yang mendukung ICS antara lain Sony Xperia Tipo, Xperia E Dual (JB 4.1 untuk versi single SIM nya, yang kebetulan belum diluncurkan di Indonesia), Samsung Galaxy Mini 2 (diupdate ke JB 4.1), dll. Sedangkan yang masih-atau mungkin selamanya-tertahan di GB antara lain SG Y, SG Mini, SG Pocket, LG Optimus L3, dll.

Untuk anda yang memilih Gingerbread pun jangan takut, Android adalah OS yang sangat costumizable. Anda dapat memasang launcher, live wallpaper, widget, dan banyak lagi. Kalau mau yang lebih ekstrim, anda bisa memasang Custom ROM yang banyak bertebaran di alam maya. Tapi untuk melakukan itu, ponsel anda harus di-root, dan sekali lagi, garansi anda akan hilang.

6. Pertimbangkan ponsel lokal atau ponsel China
Memang kalau mau membeli ponsel lokal atau ponsel China selalu ada yang mengganjal dalam hati, terutama masalah kualitas dan layanan purna jual. Apalagi ada stigma negatif di sebagian masyarakat yang menganggap ponsel China itu 'murahan', 'jadul', atau 'kampung'. Tapi menurut saya, anggapan bahwa ponsel China itu tidak berkualitas tidak sepenuhnya benar. Hal itu saya buktikan sendiri, waktu saya di Altie, kebetulan ponsel China saya lepas dari gulungan sarung dan terguling-guling di tangga (untung gak ketahuan ustad. Hehe). Tapi hebatnya, ponsel saya sehat wal afiat saja.

Haduh jadi curcol ni. Okay, kita balik lagi ke notebook. Tadi kita membahas kekurangan ponsel China. Sekarang kita bahas kelebihannya. Pertama, ponsel lokal dan ponsel China biasanya lebih murah dari ponsel branded dengan fitur yang setara. Contoh yang paling kentara seperti ukuran layar dan megapiksel kamera. Kedua, banyak ponsel lokal atau China yang terinspirasi, atau meniru, ponsel-ponsel canggih keluaran pabrikan besar seperti Samsung Galaxy S III, Galaxy Note, atau Nokia Lumia. Sehingga anda yang tidak punya cukup uang untuk membeli ponsel canggih setidaknya bisa merasakan 'hawanya'.

Jadi itulah tips-tips membeli ponsel Android murah. Sebenarnya Tips yang paling penting adalah, jangan malas melakukan kajian pada ponsel yang ingin anda beli, baik itu melalui Internet ataupun bertanya ke orang terdekat atau ahlinya. Supaya anda tidak menyesal membeli ponsel tersebut.

Sebenarnya masih banyak ponsel Android murah yang tidak disebutkan di sini, tugas anda untuk mencarinya dengan mempertimbangkan Tips yang saya berikan ini. Mudah-mudahan Tips ini berguna untuk anda. :)
Selamat membeli ponsel Android dan rasakan bedanya!
  1. Harga Samsung Galaxy Y : Rp920.000
  2. Harga Samsung Galaxy Chat : Rp1.220.000
  3. Harga Samsung Galaxy Mini 2 : Rp1.420.000
  4. Harga Samsung Galaxy Pocket : Rp1.050.000
  5. Harga Sony Xperia Tipo : Rp1.400.000
  6. Harga Sony Xperia E Dual : Rp1.880.000
  7. Harga LG Optimus L3 : Rp1.100.000

    Catatan: Ponsel-ponsel di atas mungkin sudah gak relevan lagi seiring waktu, tapi tipsnya tetap relevan dan bisa diterapkan kapanpun ;) 
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar