Rabu, 12 Februari 2014

Flappy Bird: Ngeselin Tapi Ngangenin!




Siapa yang gak tahu game yang satu ini? Kecuali anda tinggal di gua selama beberapa bulan pasti anda tahu tentang game yang satu ini. Game yang sangat sederhana tapi bisa buat rambut anda rontok karena digarukin. :D Bagi yang memang beberapa bulan ini tinggal di gua, saya akan ceritakan sedikit tentang game ini.


Flappy Bird pada awalnya dibuat untuk iOS tapi kemudian disediakan untuk Android juga. Sampai tulisan ini diketik, belum ada versi Windows Phone dan Blackberry-nya. Kemungkinan memang tidak akan ada karena alasan yang akan saya jelaskan di akhir natnti.

Gameplay

Layar 'Selamat Datang'
Sebenarnya tidak ada yang istimewa dari gameplay game satu ini. Anda tinggal mengetuk layar ponsel anda untuk membuat si burung tetap melayang di udara dan menghindari pipa yang ada di atas dan di bawah layar. Kedengarannya sederhana bukan? Eit, tunggu dulu. Segera setelah anda memainkan game ini anda pasti akan menyadari kalau mengajari si Flappy ini untuk terbang lurus LEBIH SUSAH daripada melatih burung sungguhan (Nah lho, dibesarin, digarisbawahin, ditebalin, dimiringin juga lagi). Alasannya? Si burung sangat sangat mudah sekali jatuh segera setelah ditekan. Sampai saya sempat berpikir itu burung apa batu bata! :D 

Selain itu, jarak antar pipa, baik horizontal maupun vertikal, sangat sempit. Memainkan game ini membutuhkan presisi waktu tingkat mikrosekon. Kalau anda terlalu lelet atau kurang konsentrasi, siap-siap berulang-ulang kali membentur pipa! Mungkin karena itulah paruh si burung sangat tumpul ya.

Butuh presisi waktu tingkat 'dewa'

Karena terlihat mudah, tapi kenyataannya sulit itulah mengapa game ini begitu membuat ketagihan. Apalagi jika anda membandingkan skor anda dengan teman-teman anda. Serasa ada perasaan 'bangga' ketika anda mengalahkan highscore anda sendiri atau mengalahkan skor teman anda. Tidak heran karena butuh waktu dan usaha yang tidak sedikit untuk mencapai nilai tinggi di game ini

Desain

Grafisnya sangat sederhana dan terpikselasi
Segera setelah melirik game ini, saya langsung ingat Mario Bros. Ya, game ini memang banyak sekali meminjam ikon-ikon dari game lawas tersebut, ikan terbang (dalam hal ini burung), pipa hijau yang khas, dan juga grafisnya yang sederhana.

Game ini mengusung grafik 8-bit pixelated 2D yang kelihatannya sedang nge-tren akhir-akhir ini. Game ini juga tidak memiliki musik pengiring, hanya ada suara ketika si burung mengepakkan sayap, melewati pipa, atau jatuh. Sangat sederhana, tapi bukan grafik lah alasan orang memainkan game ini, jadi saya gak bakalan mengurangi poin di sini.


Kesimpulan

Saya gak akan memberi kesimpulan di sini. Kenapa? Karena game ini sekaligus bagus dan buruk. Bagusv  karena membuat ketagihan, dan buruk karena membuat ketagihan juga. Lho, kok bisa? Ya bisa dong, gimana gue aja.  Kan yang buat review-nya juga gue. :D

But seriously, game ini sangat layak anda coba, apalagi harganya gratis. Jangan lupa siapin cemilan ya sebelum memainkan game ini. Supaya ada pelampiasan ketika anda mulai stres nanti.

Tapi sayang, saat ini Flappy Bird sudah ditarik dari Play Store dan iTunes, jadi kecil kemingkinan game ini akan tersedia juga di platform lain seperti WP atau BB. Kata si Nguyen (developernya) sih karena game ini 'menghancurkan' kehidupannya yang sederhana. Alasan yang sangat aneh ya -_-

Tapi jangan khawatir, untuk anda pengguna Android, anda masih bisa mendownload instaler aplikasi ini yang gentayangan di Internet, beberapa link saya sediakan di bawah. Untuk pengguna iOS, anda harus jailbreak iDevice anda dulu untuk bisa memasang game ini di luar iTunes. Sementara untuk pengguna WP dan BB bisa mendownload game abal-abal yang sejenis di toko aplikasi masing-masing. Yah, daripada gak ada kan.

Betewe anywe, pada saat tulisan ini dipublikasikan, highscore saya 54, berapa skor kamu? :)

Pro
  • Membuat ketagihan 
  • Gratis
Kontra
  • Membuat ketagihan
  • Membuat stres
  • Membuat rambut rontok
  • Ada kemungkinan membuat layar ponsel pecah juga
Download Game Flappy Bird (Android) ----> LINK 1 - LINK 2

sumber gambar: www.gsmarena.com, www.technologytell.com
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar